” KANGEN SAMBAL TERASI”
_______________________________
sakit kepala sakit gigi
gigi dicabut mata sakit lagi
entah apa yang terjadi
seolah dunia tak ingin memberi
kepala ikan dibakar kecap
jangan lupa sambal terasi
sungguh hambar lidah mengecap
mungkin lupa hamba mengaca diri
(via inspiration1)
But don’t killme dengan baygon!
Hahahaha……
Hahahaha……
“SECERCAH MENTARI PAGI”
Memandang langit nan indah
Menikmati ciptaan Sang Maha Pemurah
Ucapan syukur menghias lidah
Berharap kan bisa selalu terarah
Terik mentari di pagi hari
Menghibur jiwa yang sunyi
Cahanya semerbak menyinari
Berusaha temukan cinta sejati
Cinta yang bersumber dari Illahi
Hati kini tak lagi pilu
Terbuai dunia yang menipu
Kuberharap ini kan bersemi selalu
Demi mengharap cinta Dzat Yang Maha Tahu
Kuberharap hatiku kan secerah mentari
Bisa menerangi hati hati yang sunyi
Membangunkan jiwa jiwa yang sepi
Mengapai ridho Illahi
Dan SEMANGAT TERUS MENJALANI HARI HARI
“Cintai Apa Yang Anda Kerjakan, Atau Kerjakan Hal Yang Lain “
Kesuksesan dalam bentuknya yang tertinggi dan termulia melibatkan ketenangan pikiran, kesukaan, dan kebahagiaan.
Kesuksesan datang ketika kita menemukan pekerjaan yang kita sangat sukai.
Jika kita menikmati apa yang kita kerjakan, kesuksesan adalah milik kita.
Jika kita tidak menikmati apa yang kita kerjakan, kita tidak akan menjadi sukses. Mencintai pekerjaan kita akan merubah segalanya. Pekerjaan adalah kasih yang dinyatakan.
Kita tidak akan pernah meraih kesuksesan yang sejati kecuali kita menyukai apa yang Anda kerjakan. Kesempatan kita untuk kesuksesan akan sama dengan jumlah kenikmatan yang kita peroleh dalam pekerjaan kita.
Jika Anda memiliki pekerjaan yang Anda tidak sukai, hadapilah hal itu dan keluarlah. Pekerjaan adalah hadiah, bukan hukuman.
Kita tidak membayar harga sebuah kesuksesan. Kita menikmati harga sebuah kesuksesan
” SELINGKUH itu indah adanya ^_^

Dear BB,
Aku sedang bingung. Aku ingin curhat padamu BBku. Aku mengenalnya baru saja. Masih dalam hitungan hari. Mengenal namanya sudah sejak lama, namun selama ini aku cuek aja, karena kupikir dia pasti akan sama dengan yang sudah-sudah. Singgah sebentar dihati dan kemudian menjadi membosankan.
Namun ada yang berbeda ketika orang mulai membicarakannya. Apakah aku yang terlambat untuk penasaran berkenalan dengannya? Beberapa teman sudah menjadi bagian dari dirinya, aku jadi takut. Andai aku mendekat, akan jadi nomor berapakah diriku buatnya?
Akhirnya aku coba juga datang menyapanya. Ternyata mudah untuk mendakatinya. Dalam satu langkah aku sudah menggenggamnya. Pantas saja teman-temanku yang lain berlomba-lomba mendekatinya.
Dia memang mudah digenggam, sayang sulit ditaklukkan. Aku sedang berusaha mendalami karakternya. Kucoba menggali jati dirinya yang sebenarnya. Akankah aku bisa bertahan bersamanya ?
Hm.. aku takut jika aku sudah nyaman berada bersamanya, aku akan melupakan yang setia bersamaku selama ini. Memang yang sekarang ada kadang menjemukan. Namun terkadang aku memanfaatkannya dengan riang.
Apakah aku tetap mencoba mengenalnya lebih jauh ? walaupun aku nggak tau apa aku mampu, semoga teman-temanku mau membantuku untuk mengulik2 dirinya. Apakah aku boleh tidak setia dengan pendampingku saat ini? sekarang saja aku sudah jarang bercengkrama bersama. Atau haruskah aku selingkuh dengan keduanya ?
Diposting ketika sedang bingung akankah belajar ngPLURK, TWITTER, ngeMP, atau bertahan dengan jejaring sosial FESBUK doank. Masih bingung dengan PLURK, TWITTER dan Lain lain. Jadul bangetkan? baru punya akun plurk sekarang.
Hahahaha…… Pada ketipu semua!!
Kapan DIA Datang…
Kepada malam, aku bertanya
Kapan dia akan datang?
Sementara langitmu sudah menggelap dan bertabur bintang
Aku pun melelah di ujung penantian
Dan sang malam hanya menyodorkan sebuah puzzle dan memintaku untuk menyelesaikannya
Aku merenung..
Kepada pagi, aku bertanya
Kapan dia datang?
Sementara kehangatan mentari mulai merambati bumi dengan bias-biasnya
wajahku yang sendu dan lelah pun hanya tinggal lukisan
Dan sang pagi memberikan aku benih dan memintaku untuk menanamnya
Aku merenung..
Kepada siang, aku bertanya
Kapan pastinya dia datang?
Sedangkan panasnya sudah membara diatas kepala
Berbaur peluh, berbaur asa yang memudar
Dan sang siang pun memberikan aku sebuah buku catatan dan memintaku untuk menyimaknya
Aku merenung..
Kepada sore pun aku masih bertanya
Mungkinkah dia datang? Sementara hari mulai berakhir, dan sinar jingga sudah duduk manis di ujung barat. Sang sore pun tersenyum lalu berkata ,” pagi, siang sore dan malam adalah waktu. Maka rapallah matera cintamu padaNya, dan selipkanlah harapanmu..” Kemudian dia memberikan aku sebuah teka-teki kehidupan dan memintaku untuk menjawabnya. Aku merenung…
Rahasia Kehidupan
detik berganti…
rintik hujan menemani…
hidup harus dijalani…
yang tlah digariskan Ilahi…
jalan memang tak lurus…
berkelok selalu…
suka duka dalam nikmat…
ada tersimpan rahasia kehidupan…
diterjang diterpa ombak kehidupan…
menjelaskan arti hidup kita…
menjelaskan arti hidup ini…
menyibak rahasia semakna yang duga/tiada duga…
~ DIA ~
Dari awal aku sudah merasa ada rasa yang berbeda dengan DIA.
DIA adalah orang yang sederhana, baik, ramah, humble, smart dan yang paling menarik
DIA adalah orang yang pandai membuatku menarik bibirku menjadi garis lengkung ke atas yang membentuk sederet gigi putihku keliatan.
Hariku menjadi indah bila bersama DIA.
Semuanya menjadi terasa menyenangkan bila DIA ada